Perhitungan Bunga Deposit


Produk Bank pada umumnya terbagi menjadi dua secara umum, yaitu produk Deposit & Kredit.Keduanya menganut prinsip yang sama, dimana rumus perhitungan bunganya sebagai berikut

Deposito = % i x hari bunga x nominal / 365

Kredit = % i x hari bunga x nominal / 360

Kegiatan Bank, terbagi menjadi beberapa kegiatan, berdasarkan periode pelaporan kegiatan keuangannya, sebagai berikut :

Proses Akhir Hari :

Rekapitulasi Saldo transaksi harian, yaitu menjumlahkan seluruh transaksi harian dan menghitung saldo akhir bank pada hari itu.

Proses Akhir Bulan :

Rekapitulasi Saldo Bulanan dari semua transaksi selama satu bulan ditambah dengan perhitungan bunga, kemudian jumlah saldo tersebut menjadi saldo awal bulan berikutnya.

Proses Akhir Tahun :

Sama saja dengan proses akhir bulan, hanya bedanya pada proses akhir tahun saldo akhir tahun sebelumnya menjadi saldo awal tahun berikutnya.


Berikut ini adalah contoh dari suatu transaksi seorang nasabah di Bank :

Dalam mencari bungan deposit dapat menggunakan 3 metode sebagai berikut :
1.      Metode harian
2.      Metode saldo terendah
3.      Metode saldo rata-rata
 Berikut contohnya sesuai dengan gambar diatas ;
(bunga = 10 %)
1. Metode harian
Metode Perhitungan Bunga Berdasarkan Saldo Harian, pada metode ini bunga dihitung dari saldo harian. Bunga tabungan dalam bulan berjalan dihitung dengan menjumlahkan hasil perhitungan bunga setiap harinya.
Dengan rumus sebagai berikut :
 
Contoh : 10 % x 31 – (5-3) x 10 Juta / 365 = Rp. 30,137
2. Metode Saldo terendah
Besarnya bunga tabungan dihitung dari jumlah saldo terendah pada bulan laporan dikalikan dengan suku bunga per tahun kemudian dikalikan dengan jumlah hari pada bulan laporan dan dibagi dengan jumlah hari dalam satu tahun.
Dengan rumus sebagai berikut :
Contoh :
10% x 31 x Rp. 3.000.000 / 365 = Rp. 25,479
 3. Metode rata-rata saldo
Metode Perhitungan Bunga Berdasarkan Saldo Rata-rata Pada metode ini, bunga dalam satu bulan dihitung berdasarkan saldo rata-rata dalam bulan berjalan. Saldo rata-rata dihitung berdasarkan jumlah saldo akhir tabungan setiap hari dalam bulan berjalan, dibagi dengan jumlah hari dalam bulan tersebut.
Contoh : berdasarkan table diatas :
Saldo Rata-rata
SR = {(10jt x 2) + (7jt x 10) + (3jt x 6) + (5jt x 10)} / 31
= 158,000,000 / 31
= Rp 5,096,774
Bunga = {5,096,774 x 10 % X (lama hari mengendap = 28 ) } / 365
= Rp. 39,099
Kemudian, saldo awal bulan April yaitubulan berikutnya adalah
Jumlah saldo akhir bulan Maret + Jumlah Bunga bulan Maret yang kemudian direkap menjadi Proses akhir bulan.
Berbeda dengan proses Deposit, perhitungan bunga pada sistem kredit hanya terdapat dua cara yaitu
1. Metode Harian
2. Metode rata – rata saldo
bedanya, perhitungan hari bunganya hanya 360 hari.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s