Analisis Jurnal 1 – 2


Judul : ADAPTASI MASYARAKAT MISKIN TERHADAP INFLASI
AKIBAT KENAIKAN HARGA BBM

Pengarang : Dewi Hartika Nasution

Tahun : 2006

TEMA : PENGARUH KENAIKAN HARGA BBM TERHADAP EKONOMI & MASYARAKAT

LATAR BELAKANG MASALAH

Dalam  kehidupan sehari – hari di lingkungan masyarakat Indonesia, kemiskinan merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan. Sebagian besar masyarakat Indonesia masih hidup di bawah garis kemiskinan, dan masih kesulitan dalam memenuhi berbagai macam kebutuhan primer mereka.

BBM, yang merupakan faktor penting dalam perekonomian sangat mempengaruhi kehidupan masyarakat kecil, seperti pada tahun 2005, kebijakan Pemerintah untuk menaikkan harga BBM yang dirasakan perlu untuk menyehatkan kembali perekonomian negara memberi dampak yang cukup besar kepada masyarakat kecil.

Kenaikan harga BBM berdampak luas pada kehidupan masyarakat disemua lapisan masyarakat, terutama masyarakat yang tergolong tingkat ekonomi lemah. Hal yang paling nyata dapat kita lihat dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat, contohnya dalam sebuah rumah tangga di mana ibu-ibu sangat
merasakan dampak dari kenaikan harga BBM di mana semua harga kebutuhan pokok menjadi melambung di atas harga yang biasanya ada di pasaran. Hal ini tentu sangat memberatkan kehidupan perekonomian dalam rumah tangga
mereka.

Maka untuk menghadapi keadaan tersebut perlu adaya suatu strategi adaptasi yang dilakukan keluarga khususnya bagi keluarga miskin untuk memenuhi kebutuhan pokok mereka.

JURNAL

Jurnal yang memotivasi penulis untuk membuat jurnal ini, adalah sebagai berikut :

Sismudjito, Kemiskinan di Sumatera Utara, Jurnal Pemberdayaan, Komunitas.USU Volume 3, Nomor 3, September 2004.

Suyanto, Bagong, Perangkap Kemiskinan: Problem & Strategi Pengentasannya,
Airlangga University Press, 1994.

Widodo, Suseno Triyanto, Hg, Drs, Indikator Ekonomi, Kanisius, Yogyakarta, 1990 Wie, Thee Kian, Dr, Pemerataan Kemiskinan Dan Ketimpangan, Sinar Harapan, Jakarta. 1981.

MASALAH

1. Bagaimanakah strategi penghematan biaya sehari-hari di Tegal Rejo?

2. Bagaimana adaptasi rakyat di Tegal Rejo terhadap Inflasi setelah kenaikan harga BBM?

TUJUAN

Untuk mengetahui alternatif apa yang dapat digunakan oleh masyarakat, khususnya masyarakat Tegal Rejo dalam memenuhi kebutuhan sehari – hari dan tingkat adaptasi masyrakat Tegal Rejo khususnya pasca kenaikan harga BBM.

METODELOGI

Data

Populasi dari penelitian ini adalah penduduk miskin kelurahan Tegal Rejo kecamatan Medan Perjuangan Kota Medan yang berjumlah 1110 Kepala Keluarga (KK) dari keseluruhan Kepala Keluarga yang berjumlah 4095 dan total penduduknya berjumlah 21.741 jiwa hingga januari 2006, yang terdiri dari XV
lingkungan. Namun populasi ini sampel hanya menjadi lingkungan II, IV, X, XIV, XV.

Variabel

Berikut ini dilampirkan data – data variabel dari Desa Tegal Rejo dengan menggunakan format tabel

Tabel 1

Tabel 2

Tabel 3

Tabel 4

Tabel 5

Tabel 6

Tahapan Penelitian

Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan
dan penyebaran angket. Data yang diperoleh dengan cara studi kepustakaan (library research) yaitu teknik pengumpulan data-data dengan mengacu pada
buku-buku, laporan-laporan penelitian jurnal, majalah, koran, pendapat-pendapat para ahli yang dianggap mempunyai hubungan dengan penelitian ini, yang dapat dijadikan sumber data bagi peneliti sehingga dapat mendukung terlaksananya penelitian dengan baik. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis secara deskriptif – kualitatif.

Model Penelitian

Penelitian dilakukan dengan cara menganalisis dan mengukur perubahan pola gaya hidup dan daya beli masyarakat desa Tegal Rejo dengan beberapa parameter seperti, frekuensi memakan beras, ikan, daging, telur, susu, sayuran, kacang – kacangan, tahu, tempe, buah, snack, pakaian, jenis rumah, fasilitas kesehatan, jumlah anak yang bersekolah dan penggunanaan alat transportasi.

 

HIPOTESIS

1. Strategi Adaptasi yang dilakukan masyarakat miskin yang ada di Kelurahan Tegal Rejo adalah pengontrolan konsumsi dan pengeluaran seperti mengurangi jenis dan pola makan, penggantian makanan yang dikonsumsi dengan makanan yang lebih murah atau terjangkau, memperbaiki rumah sendiri, menanam tanaman yang bisa dikonsumsi diperkarangan rumah mereka, membeli barang- barang yang murah dan tidak membeli barang- barang yang tidak penting, mengurangi pengeluaran untuk pendidikan dan kesehatan, pemanfaatan bantuan pemerintah dimasa krisis seperti raskin dan beasiswa-beasiswa bagi  anak – anak keluarga kurang mampu atau miskin dan mengurangi berpergian ke pesta.

2. Strategi adaptasi terhadap kenaikan harga kebutuhan pokok di Kelurahan Tegal Rejo secara umum berjalan baik karena mereka berusaha untuk menyesuaikan diri dengan kenaikan harga kebutuhan pokok tersebut dengan cara menyesuaikan penghasilan yang mereka peroleh dengan pengeluaran konsumsi rumah tangga mereka.

SARAN

  1. Agar strategi adaptasi di Kelurahan Tegal Rejo bisa berjalan dengan baik, seluruh anggota keluarga turut berperan serta dengan cara lebih giat bekerja, mencaripekerjaan sampingan mengontrol pola konsumsi makanan dan hidup sederhana.
  2. Agar keluarga miskin melakukanpengendalian pengeluaran dari segi keuangan.
  3. Agar adanya sistem gotong royong diantaraanggota keluarga dalam mengelola makanandan sumber daya alam yang ada di lingkungan.
  4. Hendaknya keluarga miskin melakukanpeningkatan asset seperti melibatkan lebih banyak anggota keluarga dalam bekerja.

sumber

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s